kini di bagian III ini, tertampung kisah sedih antara aku dan makhuluk ciptaan Allah S.W.T yang sangat aku harapkan.
jika suatu saat sang bidadari yang mengisi lubuk hatiku ini bergegas meninggalkan aku, apa yang harus kulakukan? aku bingung dengan semua ini.
aku terlalu dalam menyemai benih kasih sayang kepadanya. dan aku telah berjanji kepada ya Rabb untuk membawa dan membimbingnya menuju surga keabadian.
tentu aku tetap berusaha dalam semua ini. aku masih kuat untuk berusaha demi sang bidadariku. namun jika Allah telah memutuskan, aku hanya bisa diam tanpa kata.
dan jika waktu itu telah tiba, waktu dimana engkau tak lagi bersamaku didunia. aku berjanji pada diriku sendiri dan Allah. aku tak akan mengisi hatiku lagi dengan wajah bidadari yang Allah punya.
sampai nanti malaikat izrail mencabut nyawaku di dunia, aku masih tetap pada pendirian ku.
karna hanya dirimulah yang mampu menenangkan aku dan aku tak temukan itu pada wanita lainnya selain kamu dan mamaku.
maka, jika engkau tak jadi milikku didunia, aku akan terus menyendiri. sambil aku memohon kepada Allah. agar di akhirat kelak aku bakalan di pertemukan dan biarkan bersama denganmu. tiada lagi wanita yang mampu mengisi seluruh kekosongan di hatiku. kecuali kamu KHURIYATUL ABDIYAH.

